[PRESS RILIS MLKI]

March 28, 2021 / Comments (0)

Uncategorized

Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan YME Pusat dengan ini menyatakan sikap:

1. Mengutuk keras perbuatan pengeboman yang terjadi di Gereja Katedral Makassar, bahwa tindakan pengeboman ini adalah salah satu bentuk tindakan teror dan sikap intoleran yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa, yang melanggar nilai-nilai kemanusiaan manapun.

2. Menghimbau masyarakat untuk tetap tenang, kondusif, dan tetap menjaga kerukunan umat beragama dan Kepercayaan Terhadap Tuhan YME.

3. Kami turut berempati kepada para korban dan semoga mendapat penanganan sampai pulih.

4. Menghimbau dan meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas dan mengusut pelaku (termasuk aktor/dhalang) di balik peristiwa ini.

5. Meminta aparat hukum Indonesia agar lebih bertindak intensif dalam segala upaya tindakan pencegahan peristiwa terorisme di Indonesia

Jakarta, Minggu, 28 Maret 2021

Salam #pancasila,
#mlki

 

Artikel ini juga telah dipublikasikan pada media :

DMP MLKI Kutuk Keras Perbuatan Pengeboman Gereja Katedral Makassar

Geram, DMP MLKI Kutuk Pengeboman Gereja Katedral Makassar

https://redaksikota.com/2021/03/28/dmp-mlki-kutuk-keras-aksi-pengeboman-di-gereja-katedral-makassar/https://berkeadilan.com/read/22503/2021/03/soal-pengeboman-gereja-katedral-makassar-dmp-mlki-kami-kutuk-keras/

https://www.mediasiber.com/utama/dmp-mlki-kami-mengutuk-keras-aksi-pengeboman-di-gereja-katedral-makassarhttps://penapos.com/2021/03/28/dmp-mlki-mengutuk-aksi-bom-bunuh-diri-di-gereja-katedral-makassar/

http://www.kaffanews.com/6153/28/03/2021/dmp-mlki-kami-mengutuk-peristiwa-pengeboman-gereja-katedral-makassar.htmlhttps://beritaasatu.com/berita-utama/32824/28/03/2021/soal-peristiwa-pengeboman-gereja-katedral-makassar-dmp-mlki-kita-mengutuk-keras.html

DMP MLKI Kutuk dan Kecam Aksi Pengeboman Gereja Katedral Makassar

Aksi Bom di Gereja Katedral Makassar, DMP MLKI : Kami Mengecam, Kutuk Keras!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *