Selamat Jalan “Tokoh Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia”, Hertoto Basuki, menuju kembali kepada Sumbernya Hidup

July 31, 2021 / Comments (4)

Uncategorized

Bangsa ini telah kehilangan seorang Tokoh Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan salah satu putera terbaik bangsa ini, Hertoto Basuki, pada tanggal 29 Juli 2021, pukul 13:00, pada usia 74 tahun (lahir di Ponorogo, pada tanggal 13 Juni 1947) yang ditempatkan diperistirahatan terakhirnya di Taman Pemakaman Umum Bergota, Semarang.

Beliau menjalani laku penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa (Kepercayaan) sejak tahun 1967, yang kemudian bergabung dalam organisasi Paguyuban Sumarah dan menjadi pengurus DPP Paguyuban Sumarah sejak tahun 1995. Sepanjang hidupnya beliau juga aktif sebagai pemerhati politik, pendidikan dan budaya. Pengalamannya di berbagai bidang antara lain sejak tahun 1990 sebagai Pantap Wayang Jawa Tengah yang mendukung pedalangan dan wayang kulit, sebagai Pembina Yayasan Pembina Pendidikan 17 Agustus1945 (UNTAG) Semarang, Anggota Riset Daerah Jawa Tengah 2017-2020, pengurus Kadin Jawa Tengah sejak 1987, Tokoh GMNI Jawa Tengah dan juga aktif di Yayasan Jati Diri Jawa Tengah sejak tahun 1991, yang mendukung pelestarian budaya Jawa pada bidang kepercayaan kebatinan.

Kontribusi beliau dalam kehidupan masyarakat penghayat Kepercayaan secara nasional dimulai sejak tahun 2007 saat ditugaskan oleh Ketua Paguyuban Sumarah Bp. Suko Sudarso masuk dalam Tim 17 bersama para tokoh Kepercayaan untuk menyusun benang merah universalitas nilai-nilai Kepercayaan. Selanjutnya  beliau selalu aktif dalam memberikan kontribusi dalam kegiatan-kegiatan penghayat Kepercayaan termasuk saat Kongres Nasional Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, Komunitas Adat dan Tradisi yang diselenggarakan pada tanggl 25-28 November 2012 di Surabaya. Beliau juga menjadi salah satu pendiri Majelis Luhur Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia (MLKI) yang dideklarasikan pada tangal 13 Oktober 2014 dan dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Ir. Wiendu Nuryanti, M. Arch., Ph.D. sekaligus melantik pengurus Dewan Musyawarah Pusat MLKI sebanyak 7 Presidium

Pelantikan Pimpinan MLKI

Hertoto Basuki juga merupakan bapak Sertifikasi Indonesia yang mendirikan Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi (BKSP) Jawa Tengah dan menjadi inspirator pembentukan BKSP di seluruh Indonesia. Latar belakang sebagai tokoh sertifikasi profesi di Indonesia inilah yang kemudian sangat mendukung MLKI dalam membangun infrastruktur dalam melaksanakan Permendikbud 27 tahun 2016 tentang Layanan Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada Satuan Pendidikan. Beliau menjadi inisiator untuk membuat Standar Kompetensi Khusus (SKK) Jabatan Penyuluh Kepercayaan dan menginisiasi pelatihan asesor Kepercayaan sebagai awal untuk dapat menguji kompetensi calon-calon penyuluh kepercayaan sebagai pengganti guru mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan yang belum tersedia. Beliau juga mendorong MLKI untuk secara mandiri mendirikan Panitia Teknis Uji Kompetensi (PTUK) Kepercayaan agar dapat segera melaksanakan uji kompetensi para penyuluh Kepercayaan, sebelum LSP Kebudayaan yang akan didirikan oleh Dirjen Kebudayaan terbentuk. Bukan hanya sekedar dorongan, namun beliau dengan tulus meminjamkan ruangan kantornya di Semarang dan membiayai para master asesor yang memberikan pelatihan serta mempublikasikan kegiatan tersebut ke media cetak. Dengan berdirinya PTUK yang dikelola oleh MLKI tersebut, maka pada tahun 2017-2018 telah menguji 165 orang Penyuluh Kepercayaan.

Penyiapan Asesor Kompetensi Penyuluh Kepercayaan

Penyiapan Asesor Kompetensi Penyuluh Kepercayaan

Sebagai pendiri dan ketua Dewan Pakar MLKI, beliau sangat berperan besar dalam membangun konsep kualitas sumber daya manusia Kepercayaan menuju kualitas moral Keindonesiaan, yaitu kualitas spiritual, intelektual, sosial, kualitas berbangsa dan bernegara. Beliau sangat perhatian dalam membangun citra Penghayat Kepercayaan dengan mengusulkan untuk menyusun benang merah dari keragaman ajaran Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa menjadi nilai-nilai universal Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Indonesia, sehingga masyakarat umum dapat lebih mudah memahami dan menerima keluhuran nilai-nilai Kepercayaan. Menurut beliau, dengan adanya universalitas nilai-nilai Kepercayaan dan kualitas sumber daya manusia Kepercayaan dalam memberikan kontribusinya kepada bangsa dan negara, maka Penghayat Kepercayaan akan mempunyai citra dan martabat yang lebih baik dan tinggi dalam peranannya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Dengan citra dan martabat yang lebih baik, tentunya juga akan dapat menghapus stigma salah yang selama ini melekat pada penghyat Kepercayaan. Konsep-konsep beliau tersebut telah disetujui oleh MLKI dan telah beliau tuliskan dalam bukunya yang berjudul Mengenal Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa –  Laku Hidup dalam Managemen Manunggaling Kawulo Gusti. Pada tahun 2020 beliau memperbarui buku tersebut dan diberi judul Membangun Manusia Seutuhnya – Tahapan Evolusi Spiritual, yang kemudian diterbitkan oleh Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat, Dirjen Kebudayaan, Kemendikbudristek. Kontribusi terakhir beliau yang sangat penting bagi pelestarian Kepercayaan dan peningkatan sumber daya manusia Kepercayaan adalah upayanya agar Program Studi Pendidikan Kepercayaan untuk mencetak guru-guru Kepercayaan dapat segera berdiri di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, yang akan dimulai pada tahun akademik 2021-2022.

Karya Besar Hertoto Basuki

Harus diakui, bahwa Hertoto Basuki merupakan seorang tokoh penghayat Kepercayaan yang selalu berusaha dapat menyelaraskan dengan damai keragaman masyarakat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Kepulangan beliau menyisakan rasa haru yang mendalam karena kiprahnya dan kontribusinya yang sangat besar dalam membangun Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Indonesia. Selamat jalan salah satu Tokoh Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Indonesia, semoga Tuhan memberikan jalan yang terbaik dan terdamai menuju kesempurnaan dan keabadian.

Rahayu Rahayu Rahayu.

 

Jakarta, 31 Juli 2021

Tim HUMAS DMP MLKI

4 Responses to :
Selamat Jalan “Tokoh Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa Indonesia”, Hertoto Basuki, menuju kembali kepada Sumbernya Hidup

  1. Karsun says:

    Salam hormat untuk beliau,saya bangga dengan apa yang dia lakukan selama hidupnya,dan beliau sangat tulus dalam memperjuangkan penghayat kepercayaan, semoga beliau tenang di alam langgeng, semoga semangatnya menular dan menyala di dada para generasinya, untuk tetap mengeksiskan penghayat kepercayaan.

  2. Pribadi santun nan dermawan, cocok jika beliau memilih nama BHISMA MAYANGKARA sebagai tokoh yang diidolakan dalam Memayu Hayuning Bawana.

    Selamat jalan Romo Hertoto Basuki. Lihatlah, Medali Emas telah dikalungkan oleh yang berhak kepada Romo untuk pertandingan yang telah dimenangkan.

    Rahayu.
    Rahayu.
    Rahayu.

    1. Kh.soenarno saeko says:

      Selamat jln bopo hertoto basuki perjuangan Sumarah kepercayaan terhdp Tuhan YME . Hrs kita teruskn sampai akhir hayat. Kita akan slalu melaksanakn meneruskn ajaran suci alam semesta ini. Sy abah kyai haji saeko padepokn paguyuban gunung limo pctn. Jatim n. Pdpokn lawu jsteng.

  3. Reno says:

    Kami merasa sangat kehilangan beliau.
    Semoga nantinya ada pengganti beliau.
    Rahayu, Rahayu, Rahayu

Leave a Reply

Your email address will not be published.